02 Juli 2014

Di Landak, Kalbar, 15 Orang Tewas Akibat HIV/AIDS

Ngabang, Kalbar, aidsindonesia.com (2/7-2014) - Data Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Landak mencatat pada tahun 2008 penderita HIV/AIDS meninggal dunia terdapat 5 orang, 2009 ada 3 orang, 2010 ada 4 orang, 2011 ada 1 orang, 2012 ada 1 orang dan 2013 ada 1 orang.Ketua Pelaksana Komisi KPA Landak Vinsensius mengatakan, untuk tahun 2014 ini sementara waktu belum ada terdeteksi penderita HIV/AIDS di Landak ini.
"HIV/AIDS ini merupakan fenomena gunung es. Artinya, bisa saja penderitanya sedikit dan bisa saja penderitanya banyak," ujar Vinsensius kepada awak media di Ngabang, Selasa (1/7).Vinsen mengaku, sejak KPA Landak dibentuk tahun 2008 lalu dan melekat di Bappeda Landak, memang mempunyai keterbatasan dalam penanganan HIV/AIDS ini.

"Kami masih mengalami keterbatsan, yaitu sulitnya menjangkau populasi kunci untuk mengidentifikasi kunci ini guna mengetahui apakah ada atau tidak penderita HIV/AIDS. Apalagi di Landak hanya memiliki satu VCT yakni di Puskesmas Mandor," ungkap Vinsensius didampingi sekretaris KPA Yohanes Ngalai.

Ia menambahkan, untuk ke depan paling tidak RSUD Landak memiliki VCT. "Ini untuk memudahkan pelayanan tentang HIV/AIDS," ucapnya.

KPA Landak memang terus proaktif memberikan sosialisasi bahaya HIV/AIDS ini. "Hanya saja untuk melakukan pengetesan guna mengetahui apakah seseorang menderita HIV/AIDS atau tidak, kita keterbatasan tenaga dan anggaran," ujarnya.Ia menambahkan, meskipun tren penderita HIV/AIDS di Landak mengalami penurunan, tapi hal ini merupakan ancaman yang lebih besar lagi. "Jadi kita jangan terlalu bangga dengan tren menurun itu," tandasnya. (rie/
http://www.pontianakpost.com/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.