25 Mei 2014

Tragis, Ada 6 Orang Pelajar Sekolah Menengah Positif AIDS

Saban bulan ada 2 orang penderita HIV/AIDS meninggal dunia di Kabupaten Jember

Jember, aidsindonesia.com (25/5-2014)  - Tragis memang, jika ada pelajar sekolah menengah sudah terjangkit virus HIV (Human immunodeficiency virus infection). Lebih tragis lagi, serangan virus HIV itu telah positif sehingga ke-6 pelajar itu menyandang penyakit AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome).

Humas RSD Dr Soebandi Jember, dr Justina Evy Tyaswati SpKj, menjelaskan, dalam medis ada istilah orang yang terserang virus HIV dikategorikan stadium 3 atau telah positif menyandang penyakit AIDS. Dan ke-6 pelajar penyandang AIDS itu berjenis kelamin pria.

"Berdasarkan informasi dari VCT RSD dr. Soebandi Jember, kondisi tadi dimungkinkan terjadi, karena pasien mengidap virus HIV/AIDS sejak usia 12 hingga 13 tahunan," jelasnya, Minggu (25/5).

Menurut Justina, ke-6 penyandang AIDS itu menjalani pengobatan selama 1 bulan. Sementara itu, penyebab terjangkitnya mereka oleh virus mematikan yang sampai sekarang tidak ada penawarnya ini, semuanya diakibatkan karena mereka melakukan perilaku hetero seksual sejak usia dini.

Kondisi itu, kata Justina, bisa terjadi lantaran penyebaran virus HIV menyerang selama 5 tahun dan masuk stadium 3. Sehingga, jika mereka positif AIDS di usia 17 tahun, maka kemungkinan mereka terinveksi virus itu saat masih usia 12 tahun.

"Dengna status penyandang AIDS, maka keenam pelajar tadi harus mendapatkan pengobatan serius dan harus minum obat Anti Retroviral Virus (ARV) setiap hari seumur hidupnya," tandasnya.

Menurut Justina, dari data yang dikantonginya menyebutkan saban bulan ada 2 orang penderita HIV/AIDS meninggal dunia di Kabupaten Jember. Dan dari sisi usia, penderita HIV/AIDS yang berusia 15 hingga 20 tahun menempati peringkat kedua setelah penderita usia 25 hingga 30 tahun.

"Untuk menghindari penyakit AIDS dan virus HIV sangat mudah. Pertebal keimanan dan perdalam ajaran agama sekaligus mengindari gaya hidup hedonis dengan berganti-ganti pasangan. Apalagi, perilaku seks di luar nikah sangat dilarang oleh agama," seru Justina. (
Arif Purba/Jaringnews.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.