21 Mei 2014

Tekan Penyebaran HIV/AIDS, Pemkab Banyuwangi "Gandeng" Mahasiswa

Banyuwangi, aidsindonesia.com (21/5-2014) - Demi menekan bertambahnya jumlah pengidap HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi, yang sudah menembus angka 1.789 orang, Pemkab Banyuwangi menggandeng ratusan mahasiswa untuk menjadi relawan. Mereka tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Peduli AIDS (KMPA).

Menurut Kepala Seksi Bidang pemberantasan penyakit menular Dinas Kesehatan Kabupaten Banyuwangi Sudarto Setyo, Rabu (21/5/2015), jumlah penderita HIV AIDS di Banyuwangi terbanyak berasal dari usia produktif. 

"Penderita HIV/AIDS usia 26 sampai 30 tahun terbanyak yaitu 423 orang, sedangkan untuk usia 31 sampai 35 tahun ada 346. Sedangkan untuk usia yang lebih muda yaitu usia 21 sampai 25 tahun ada 284 penderita. Jika di hitung masa inkubasi antara dua tahun sampai 10 tahun, maka bisa dilihat virus masuk pada usia mahasiswa," kata dia. 

Apalagi, menurut Sudarto, hampir 82 persen penderita ditularkan lewat hubungan seksual. "Mahasiswa rentan juga terjebak denganfree sex. Karena itu kita gandeng mereka agar bisa memberikan pemahaman kepada teman sebaya termasuk tidak melakukan hal-hal yang diskriminasi kepada penderita," tuturnya.

Demi memberikan pemahaman kepada mahasiswa, mereka akan mendapatkan materi analisa HIV/AIDS di Kabupaten Banyuwangi, materi tentang HIV/AIDS, Building Learning Komitmen dan juga konsep Kelompok Mahasiswa Peduli AIDS. 

"Anggap saja menggunakan konsep multi level marketing. Jadi setelah mendapatkan materi di sini mereka bisa membentuk kelompok di kampus masing-masing dan menularkannya ke adik tingkat. Jadi ada keterlanjutan," kata dia. 

Sudarto menjelaskan, ada sembilan kampus di Banyuwangi yang tergabung dalam Kelompok Mahasiswa Peduli AIDS. 

"Total ada 210 mahasiswa yang tergabung. Dan Kabupaten Banyuwangi yang pertama kali menggunakan konsep ini. Apalagi Banyuwangi merupakan kota terbesar nomer tiga penderita HIV/AIDS. Ini bisa menjadi indikasi jika penderita HIV AIDS terdeteksi sejak dini di Banyuwangi. Jika mereka tertangani sejak awal maka mereka punya kesempatan hidup lebih panjang," kata dia. (
Kontributor Banyuwangi, Ira Rachmawati/kompas.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.