23 Mei 2014

Sampai April 2014, Penderita HIV/AIDS 28 Orang

Padang, aidsindonesia.com (23/5-2014) - Angka pen­derita HIV/AIDS di Kota Padang  mengalami peningkatan. Dari data yang diperoleh dari Dinkes Kota Padang pada tahun 2013 ada 70 kasus HIV/AIDS. Sedangkan di tahun 2014 sampai bulan April tercatat 28 kasus yang sama.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang Eka Lusti mengatakan,  peningkatan angka penderita HIV/AIDS  di Kota Padang tidak lah sesuatu yang mencengangkan mengingat Kota Padang adalah kota besar. Hanya saja fenomena HIV/AIDS ini seperti gunung es, yang terlihat kepermukaan hanya segelintirnya saja.

“Kota Padang adalah kota besar, semua orang dari daerah lain ber­kumpul di Kota Padang. Jadi, berbagai kegiatan dan aktivitas berlangsung di Kota Padang termasuk yang namanya seks bebas yang nantinya berdampak ke penularan HIV/AIDS ini,” ujar Eka Lusti kepada Haluan, kemarin.

“Kita dari Dinkes Kota Padang sudah melakukan pencegahan agar penyebaran HIV/AIDS ini bisa dikendalikan  baik melalui himbauan dan juga bantuan pemeriksaan kesehatan,” ujarnya.
Dijelaskan Eka Lusti, bahwa Dinkes sudah mengoperasikan lima puskesmas untuk bantuan bagi pemeriksaan dan penderita penyakit kelamin ini. Lima puskesmas ini terletak di Seberang Padang, Lubuk Buaya, Andalas, Bungus, dan Pauh.

“Kita baru bisa fungsikan lima puskesmas ini, harapan kita semua puskesmas di padang bisa difungsikan juga untuk menerima pasien HIV/AIDS ini nantinya,” tutur Eka Lusti.

Dari data tahun 2013 bulan Juli terbanyak laporan yang masuk terkait penderita HIV/AIDS sebanyak 23 orang diikuti bulan Januari sebanyak 13 orang. Sedangkan tahun 2014 bulan Januari tercatat 10 orang, bulan Februari sebanyak 11 orang dan pada bulan Maret 7 orang. Jadi, totalnya 28 orang penderita HIV/AIDS ini. (h/mg-isr/harianhalauan.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.