02 Mei 2014

Di Sleman ada 358 penderita HIV/AIDS

Sleman, aidsindonesia.com (2/5/2014) -  Di Kabupaten Sleman, saat ini ancaman bahaya Napza juga diikuti dengan bahaya penularan HIV/AIDS. “Itu adalah tantangan besar yang harus kita hadapi bersama,”  Bupati Sleman Sri Purnomo mengatakan. 

“Tidak bisa dipungkiri, peran kaum perempuan sangat besar dalam melindungi keluarga dari berbagai pengaruh buruk, termasuk di antaranya bahaya narkoba dan penularan HIV/AIDS,” kata Sri Purnomo yang mengimbau seluruh kaum perempuan untuk turut serta dalam upaya pemberantasan narkoba.

Menurutnya, kasus HIV/AIDS dari tahun 2004-2012 telah menyebabkan kematian sebanyak 39 orang. Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman sejak 2004-2012, penderita HIV/AIDS pada usia kurang dari satu tahun tercatat satu kasus. Pada usia 1-4 tahun, tercatat sebanyak tujuh penderita. Pada usia 5-14 tahun, tercatat sebanyak delapan penderita. Sementara itu, penderita di usia 15-19 tahun sebanyak lima orang dan penderita terbanyak, yakni pada usia 20-29 tahun, mencapai 183 orang. Sedangkan pada usia 30-39 tahun, tercatat sebanyak 133 penderita HIV/AIDS. Di usia 50-59 tahun terdapat 17 kasus dan di usia 60 tahun ke atas kasus tersebut mencapai empat kasus.

“Kenyataan tersebut saya harapkan menjadi perhatian dan referensi masyarakat dalam memerangi dampak penggunaan narkoba,” kata Sri Purnomo.

Penanggulangan penyalahgunaan Napza memerlukan sinergi integral dari banyak pihak. Tidak hanya pemerintah dan perangkat hokum, namun juga kaum ibu yang menjadi benteng utama keluarga dalam melindungi anak-anak dari pengaruh negatif pergaulan.

“Perlu saya tekankan bahwa penangganan korban penyalahgunaan Napza diperlukan pendekatan yang kompleks tidak hanya secara klinis dan sosial, namun juga melalui pendekatan psikologis yang dapat dilakukan oleh kaum ibu,” tandas Sri Purnomo yang menambahkan terdapat banyak faktor yang menjadi penyebab penyalahgunaan narkoba.(Affan Safani Adham/http://koranopini.com/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.