07 Mei 2014

7 Orang Positif HIV/AIDS

Lebak, aidsindonesia.com (7/5/2014) - Penyebaran virus HIV/AIDS di Lebak Selatan terbilang cukup tinggi. Dalam kurun empat bulan terakhir, di Kecamatan Malingping dan Wanasalam saja tercatat sebanyak 7 kasus positif HIV/AIDS. Kepala Puskesmas Malingping, Yayat Hidayat mengungkapkan, berdasarkan data yang ada pada pihaknya, jumlah pengidap HIV positif sebanyak tiga orang, dan semuanya dari kalangan waria. Sedangkan yang sudah positif terjangkit AIDS ada empat orang. "Tiga dari kalangan waria dan satu orang adalah wanita.

Dijelaskan, penyebaran virus HIV/AIDS di masyarakat sangat susah dideteksi, karena masyarakat tidak proaktif memeriksakan dirinya langsung ke Puskesmas atau ke Rumah Sakit. Penyebaran penyakit ini susah terpantau. Data yang ada pada kami itu hanya dari temuan secara kebetulan, karena  orangnya pernah memeriksakan diri di Puskesmas. Sedangkan yang belum terdeteksi kemungkinan masih banyak. Hal senada disampaikan dokter Puskesmas Wanasalam, Azis Rakhmat. Ia menjelaskan, kasus HIV yang pernah ditangani pihaknya selama 2014 ini sudah ada 10 kasus. Pengidap HIV yang 10 orang itu dari berbagai kalangan baik pria atau wanita. Namun yang paling banyak adalah dari kaum waria. Menurut Azis, HIV adalah penyakit yang sangat susah obatnya, namun penyebarannya sangat rentan, terutama dari prilaku seks bebas. Dari beberapa orang pengidap bisa menyebar banyak karena faktor hubungan seks bebas yang tanpa pengaman. Penyakit HIV itu seperti bola salju yang jatuh dari gunung es, semakin menggelinding semakin membesar.

Azis mengatakan, HIV sangat berbahaya karena reaksinya menyerang sel darah putih, sehingga akan berakibat rusaknya sistem kekebalan tubuh manusia. Kemudian akan berdampak pula pada perusakan sistem organ saraf pusat.
Kalau sudah terkena itu, orang akan mudah terjangkit berbagai macam penyakit tanpa bisa diobati. Termasuk penyakit yang ringan sekalipun yang bersifat oportunistik akan mudah terkena. Ditambahkan, hingga saat ini belum ada obat yang mujarab untuk pengobatan HIV/AIDS. Yang bisa dilakukan baru ditemukan tes penyaringan antibodi, dan itu harus diobati secara berkesinambungan. Pertolongan yang bisa dilakukan kepada penderita HIV/AIDS hanya sekedar mengebalkan saja agar virus tidak cepat berkembang biak. Azis mengimbau agar masyarakat tetap waspada terhadap bahaya HIV/AIDS. Salah satu cara untuk terhindar dari HIV/AIDS, kata Azis, diantaranya dengan menjauhi prilaku seks bebas (
http://polreslebak.com/)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.