05 April 2014

Tiga Kali Tes HIV dengan Hasil Negatif, Tapi Tetap Kebingungan

Tanya Jawab AIDS No 2/April 2014

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar semua pembaca bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan ke “AIDS Watch Indonesia” (http://www.aidsindonesia.com) melalui: (1) Surat ke PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Aku seorang cowok. Punya mantan cewek setahun yl. dan sudah putus. Kemarin cewek itu tes HIV di sebuah RS di Surabaya, Jatim, dengan hasil positif. Saya takut HIV karena dulu pernah ML dengan cewek itu kadang pakai kondom kadang tidak pakai kondom. Saya sudah tiga kali tes HIV hasilnya negatif.  Tes ini saya lakukan setelah enam bulan putus dengan cewek itu. Saya bingung karena teman-teman pada nyindir. Sekarang saya sudah punya istri yang mengandung empat bulan. Istri saya ini bukan cewek itu. Apa yang harus saya lakukan?

“Z” (via SMS, 1/8-2014)

Jawab: Ada kemungkinan mantan cewekmu itu tertular HIV setelah putus denganmu. Tapi, kalau dia sudah mengidap HIV/AIDS ketika kalian pacaran maka ada risiko penularan HIV terhadapmu. Risiko ini terjadi karena Anda tidak memakai kondom ketika melakukan hubungan seksual dengan pacarmu.

Karena hasil tes HIV yang Anda lakukan hasilnya negatif, maka kemungkinan mantan pacarmu itu tertular setelah kalian putus.

Pertanyaannya: Apakah tes HIV yang Anda lakukan sesuai dengan standar prosedur tes HIV yang baku?

Standar tes HIV yang baku adalah hasil tes pertama dikonfirmasi dengan tes lain. Misalnya, tes HIV pertama dengan reagen ELISA. Apa pun hasilnya contoh darah yang sama dites lagi dengan Western blot. Tapi, WHO sudah memberikan tes konfirmasi tanpa harus dengan Western blot yaitu dilakukan tes tiga kali dengan reagen ELISA tapi dengan reagen dan teknik yang berbeda.

Apakah sebelum pacaran dengan pacar yang Anda putuskan Anda juga pernah melakukan hubungan seksual dengan perempuan, waria atau laki-laki?

Kalau jawabannya tidak maka tidak ada risiko sebelum melakukan hubungan seksual dengan cewek yang Anda putuskan.

Pertanyaan selanjutnya: Apakah bisa Anda buktikan bahwa pacar yang Anda putuskan itu tidak pernah ngeseks dengan laki-laki lain sebelum Anda pacaran dengan ybs.?

Kalau jawabnnya bisa, maka lagi-lagi Anda tidak berisiko.

Selanjutnya, apakah istri Anda yang sekarang pernah mempunyai pasangan atau suami sebelum menikah dengan Anda?

Kalau jawabannya tidak, Anda tidak berisiko.

Lalu, apakah Anda pernah ngeseks setelah putus dengan pacar Anda, sebelum menikah dan selama menikah?

Kalau jawabannya tidak, maka Anda tidak berisiko.

Sekarang semua tergantung pada diri Anda. Kalau Anda merasa tidak pernah melakukan perilaku berisiko, maka hasil tes itu bisa Anda pegang.


- AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.