02 April 2014

Penderita Terus Meningkat, Wabup 'Risau' Penyebaran HIV/AIDS Tidak Terkontrol

Bengkalis, AIDS Watch Indonesia - (4 Maret 2014) -Penyebaran penyakit mematikan HIV/AIDS di Kabupaten Bengkalis saat ini sangat mencemaskan. Saat ini dilaporkan tercatat 219 penderita masing-masing 84 laki-laki dan 135 perempuan.

Para penderita mayoritas kelompok umur produktif, yakni 16 - 64 tahun mencapai 60 persen. Bahkan, menyerang kelompok ibu-ibu rumah tangga dan mengalami peningkatan.

"Perkembangannya sudah sangat mengkhawatirkan. Untuk itu, perlu penanganan yang ekstra dan tentunya harus didukung oleh tenaga yang ekstra pula," ujar Ketua Penanggulangan HIV/AIDS Kabupaten Bengkalis Suayatno, ketika memimpin rapat penanggulangan HIV/AIDS, Selasa (4/3/14) di Kantor Bupati.

Suayatno sangat menyayangkan sebahagian kalangan masih memandang sebelah mata. "Padahal tidak semua penderita karena pernah melakukan hubungan intim di luar pernikahan atau "jajan". Penularannya banyak cara," katanya lagi.

Sementara itu Ketua KPA Provinsi Riau Chandra yang hadir di kegiatan tersebut mengungkapkan, beberapa langkah yang dilakukan sebagai upaya pencegahan dan penularan virus HIV/AIDS adalah melakukan screeningpada wanita dengan perilaku seksual beresiko, penggunaan kondom dan lainnya.


"Kami juga aktif meminta sejumlah perusahaan, untuk bekerja sama, rutin melakukan pemeriksaan terhadap karyawannya. Cara seperti ini lebih efektif dan mudah terpantau," paparnya.***(dik/riauterkini.com)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.