22 April 2014

Cegah HIV, Menkes: Laki-Laki Harus Tanggung Jawab

Jakarta, aidsindonesia.com (22/4/2014) - Permasalahan HIV/AIDS di Indonesia semakin mengkhawatirkan dengan meningkatknya jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi. Lantas, upaya apa yang harus dilakukan dalam mencegah peningkatan HIV di Indonesia?

Menurut Menteri Kesehatan, Dr. Nafsiah Mboi, SpA, M.P.H. meningkatknya jumlah ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV karena perilaku pria yang pergi ke tempat pelacuran, melakukan hubungan seksual berisiko dan tidak menggunakan kondom, terutama kondom konsisten. Lantas, upaya apa yang harus dilakukan untuk mencegah meningkatnya jumlah ibu rumah tangga terinfeksi HIV?
 
“Kampanye lebih dikuatkan lagi, terutama terhadap pria dan mengharapkan mereka lebih bertanggung jawab. Oleh karena mereka tetap mengunjungi tempat-tempat pelacuran dan melakukan hubungan seks berisiko tanpa memakai kondom, dia bisa ketularan HIV dan menularkan kepada istrinya dan melahirkan bayi yang positif HIV,” ucap Menkes pada Peringatan HUT ke-53 RSUP Fatmawati di RSUP Fatmawati, Jakarta Selatan, Senin 21 April 2014.
 
Persoalannya, menurut Menkes, tidaklah hanya sampai di situ, tindakan pencegahan pun harus cepat dan tepat dilakukan agar tidak menularkan kepada anak-anak. Menkes mengatakan bahwa bila sempat mengetahui adanya HIV saat wanita sedang hamil, maka masih bisa mencegah penularan ke bayi yang sedang dikandung.
 
“Tetapi, kalau tidak sempat kan kasihan menular ke bayi. Jadi, lebih baik jika istri tidak sampai tertular, tetapi akan lebih baik lagi jika suami juga tidak ketularan,” tutup Menkes.
(tty/okezone.com)
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.