02 April 2014

Bayi 4 Bulan Terinfeksi HIV/AIDS

Sekadau, AWI (29/03/2014) - Kasus HIV/AIDS semakin merajalela saja di Sekadau. Ironisnya, penyakit mematikan tersebut tak hanya menyerang kaum remaja dan dewasa saja. Anak-anak pun tak luput dari jamahan penyakit yang sulit ditanggulangi itu. Pasalnya, baru-baru ini, seorang bayi yang masih berusia empat bulan dilaporkan terinfeksi HIV/AIDS.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sekadau melalui Kepala Bidang Pemberantasan Masalah Kesehatan (PMK), Slamet mengungkapkan, bayi malang itu diketahui berasal dari daerah Sei Ayak, Kecamatan Belitang Hilir.“Kita dapat laporan dari RSUD Sekadau bahwa ada bayi usia empat bulan dinyatakan terinfeksi HIV/AIDS. Terungkap saat orangtua bayi tersebut memboyong anaknya ke RSUD Sekadau untuk berobat beberapa waktu lalu,” kata Slamet, kemarin. Sayangnya, saat ini keberadaan bayi malang itu belum diketahui kondisi terakhirnya. 

Pihak Dinkes Sekadau telah berupaya mendatangi keluarga penderita ke Sei Ayak. Namun, menurut penuturan para tetangga, bayi beserta orangtuanya telah cukup lama tidak berada di kediaman mereka. “Kita belum sempat menemui orang tuanya. Menurut warga sekitar, mereka mengasingkan diri. Hingga sekarang belum diketahui dimana keberadaan mereka,” terang Slamet.

Slamet mengaku cukup khawatir dengan kondisi bayi tersebut mengingat usianya yang masih sangat belia. Apalagi, virus yang menginfeksi merupakan penyakit yang sangat berbahaya. Jika tidak cepat diberikan penanganan medis, Slamet khawatir kondisi imunitas tubuhnya tak mampu bertahan lama. Meski demikian, Slamet enggan memberikan analisis soal berapa lama si bayi mampu bertahan dari infeksi yang menyerangnya.“Kita tidak tahu pasti. Yang jelas, harus segera mendapat penanganan medis,” ucap Slamet.


Slamet menduga orangtua bayi tersebut juga menderita HIV/AIDS sehingga anaknya juga terjangkiti. “Diduga orangtuanya juga terinfeksi. Namun belum bisa dipastikan karena kita juga belum pernah bertemu dengan mereka,” ujar Slamet.Dengan bertambahnya kasus infeksi HIV/AIDS yang menimpa bayi yang belum diketahui identitasnya itu, total kasus HIV/AIDS yang sudah ditemukan di Sekadau menjadi 28 kasus. Dari 28 kasus itu, 19 diantara pengidap telah meninggal dunia. Sementara, sembilan orang lainnya masih hidup termasuk bayi usia empat bulan asal Sei Ayak.
(bny/Asep Haryono).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.