28 Juli 2013

Tes HIV Negatif, tapi Sering Sariawan


Tanya-Jawab AIDS No  10/Juli 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan ke “AIDS Watch Indonesia” (http://www.aidsindonesia.com) melalui: (1) Surat ke PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) E-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Saya sudah tes HIV dengan hasil negatif setelah tiga bulan dari perbuatan risiko kecil yaitu dioral oleh cewek di spa. Tapi, selama kurun waktu tsb. saya sering sariawan. Sembuh satu muncul yang lain. (1) Apakah ada kemungkinan hasil tes itu false? (2) Apakah saya perlu lagi tes HIV? Saya bukan orang yang gampang sakit. Tapi, kalau sairiawan memang dulu juga sering kambuh.

Via SMS (22/7-2013)

Jawab: (1) dan (2) Standar prosedur operasi tes HIV yang baku adalah setiap hasil tes pertama harus dikonfirmasi dengan tes lain. Artinya, kalau tes pertama, misalnya, dengan reagent ELISA, maka contoh darah yang sama dites lagi denga reagent lain, seperti Western blot. Tapi, WHO merekomendasi bahwa tes konfirmasi bisa dilakukan dengan reagent ELISA sebanyak tiga kali dengan reagent dan teknik yang berbeda.

Apakah tempat tes Anda itu melakukan tes konfirmasi?

Sebaiknya Anda Tanya ke tempat yang melakukan tes HIV terhadap Anda.

Kalau hanya dioral oleh cewek spa risiko sangat kecil sehingga sariawan tidak bisa langsung dikaitkan dengan infeksi HIV.

Anda diharapkan jujur pada diri Anda, karena Anda memahami seks oral risikonya kecil dan sariawan sudah Anda alami sejak lama, sebelum seks oral: Tapi, mengapa Anda tes HIV?

Sebaiknya Anda ke dokter ahli, kulit atau gigi, untuk memeriksa sariawan. Tapi, jika Anda tetap dihantui ketakutan tertular HIV, silakan tes HIV tapi kali ini dianjurkan di Klinik VCT yang ada di rumah sakit umum di daerah Anda. Jika ada kesulitan, silakan kontak kami.***

- AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.