23 April 2013

Masa Muda Sering ‘Jajan’ ke PSK, Perlukah Tes HIV?


Tanya-Jawab AIDS No  12/April 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Waktu muda saya sering ’main’ dengan pekerja seks komersial (PSK), tapi saya sudah berhenti dan tobat. (1) Saya akan menikah, apakah saya perlu tes HIV? Selama ini kondisi saya baik-baik saja tidak pernah sakit-sakitan.

Via SMS (22/4-2013)

Jawab: (1) Perilaku Anda di masa muda itu jelas berisiko tertular IMS (infeksi menular seksual yaitu penyakit yang ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom di dalam dan di luar nikah, al. GO/kencing nanah, sifilis/raja singa, virus hepatitis B, klamidia, jengger ayam, dl.) serta HIV/AIDS. Atau HIV/AIDS bisa juga dua-duanya sekaligus.

Biar pun Anda sudah berhenti dan tobat itu tidak berarti penyakit akan hilang dengan sendirinya. Artinya, kalau Anda tertular IMS atau HIV/AIDS semasa muda dan sekarang bertobat tidak berarti penyakit itu hilang dari tubuh Anda.

Infeksi HIV tidak menunjukkan gejala yang khas. Lagi pula gejala terkait HIV/AIDS baru muncul setelah 5-15 tahun tertular HIV.

Alangkah baiknya kalau Anda tes IMS dan  HIV sebelum menikah karena jika Anda mengidap IMS atau HIV atau dua-duanya sekaligus tentulan penyakit itu akan Anda tularkan ke istri Anda kelak. Jika istri Anda tertular, maka ada pula risiko penularan kepada bayi yang dikandungnya kelak.

Jika sifilis tertular pada istri, maka ada risiko kecacatan pada bayi yang dikandungnya kelak, misalnya kebutaan sejak lahir, sumbing, tangan atau kaki kecil. Tapi, tidak semua kecacatan itu karena sifilis.

Anda bisa datang ke Klinik VCT (tempat tes HIV sukarela yang gratis dengan bimbingan dan kerahasiaan) di rumah sakit umum di daerah Anda.***

. - AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.