27 Maret 2013

Takut AIDS Karena Batuk-batuk dan Sesak Napas setelah ML dengan PSK

Tanya-Jawab AIDS No 7 /Maret 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: (1) Berapa lama gejala terjangkit HIV/AIDS baru kelihatan? Saya melakukan perilaku berisko tanggal 12 Maret 2013. Waktu itu saya mabuk di kafe, kemudian ML tanpa pengaman. Saya baca ciri-ciri pangidap HIV/AIDS, al. batuk-batuk. Sudah dua hari setelah ML saya batuk-batuk dan sesak napas. (2) Berapa biaya tes HIV? (3) Apakah tes HIV harus di rumah sakit khusus? (4) Di mana tempat tes HIV di dekat tempat inggal saya? (5) Bagaimana gambaran kasus di “X” pada akhir tahun 2012?

Via SMS (22/3-2013)dari Kaltim

Jawab: (1) Persoalan besar terkait dengan penularan HIV/AIDS adalah tidak ada tanda-tanda yang khas HIV/AIDS pada diri seseorang yang sudah tertular HIV dalam jangka waktu yang lama. Secara statistik gejala baru mulai muncul antara 5-15 tahun setelah tertular HIV. Tapi, jika ada penyakit yang umum dan bisa disembuhkan dengan cepat, tapi pada diri seseorang sulit sembuh maka ybs. perlu tes HIV jika pernah atau sering melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan pekerja seks komersial (PSK). Kalau batuk-batuk dan sesak napas Anda tidak sembuh setelah berobat dalam jangka waktu yang lebih lama dari biasanya, maka Anda layak tes HIV.

(2), (3), dan (4) Tes HIV di klinik VCT (tempat tes HIV gratis secara sukarela dengan konseling dan kerahasiaan) tidak bayar alias gratis. Silakan hubungi rumah sakit umum di daerah Anda tanya klinik VCT.

(5) Gambaran kasus di daerah Anda tidak ada kaitannya secara langsung dengan risiko Anda tertular HIV karena survailans tes HIV di kalangan PSK tidak konsisten.

Kejujuran Anda akan membantu. Kalau Anda yakin hanya sekali itu saja melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan PSK risiko Anda kecil, tapi kalau sudah pernah atau sering maka Anda berada pada risiko tinggi tertular HIV. Silakan konsultasi ke klinik VCT di daerah Anda. ***

. - AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.