15 Februari 2013

Takut Kena AIDS karena Dionani Pemijat

Tanya-Jawab AIDS No 14 /Februari 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Saya melakukan onani di panti pijat. Onani dilakukan oleh perempuan pemijat. Saya merasa tidak nyaman karena takut risiko tertular HIV. Apakah saya perlu tes?

Tn “ZYZ” (via SMS 11/2-2013)

Jawab: Semua terpulang kepada kejujuran Anda terhadap diri Anda sendiri. Kalau Anda jujur bahwa di panti pijat yang terjadi hanya onani yang dilakukan oleh perempan pemijat tentulah tidak ada risiko tertular HIV.

Lain halnya kalau terjadi hubungan seksual tanpa kondom, maka ada risiko tertular HIV karena perempuan pemijat di panti pijat melayani laki-laki yang berganti-ganti. Ada kemungkinan salah satu dari laki-laki yang dilayani perempuan pemijat itu mengidap HIV/AIDS sehingga perempan pemijat itu berisiko tertular HIV.

Kalau hanya melakukan onani Anda tidak perlu tes HIV. Tapi, maaf, kalau Anda tidak jujur, maka kecemasan akan terus menghantui Anda. ***

. - AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.