24 Februari 2013

Khawatir Tertular HIV Karena Pernah Seks Anal


Tanya-Jawab AIDS No 16 /Februari 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Saya laki-laki berumur 23 tahun. Saya sudah dua kali melakukan hubungan intim dengan cowok yang berbeda tanpa pengaman. Satu kali hubungan saya yang berada di bottom tapi sperma keluar di luar dubur, satu kali lagi seks oral. (1) Apakah saya berisiko tertular HIV? (2) Apakah tanda-tanda tertular HIV?

Via SMS (22/2-2013)

Jawab: (1) Yang jadi persoalan besar adalah Anda tidak mengetahui perilaku dua laki-laki yang menjadi pasangan Anda itu sehingga tidak bisa diketahui status HIV mereka. Kalau mereka mengidap HIV/AIDS, maka Anda berisiko tertular HIV.

Yang keluar dari penis adalah air mani yang di dalamnya ada sperma. HIV ada di air mani bukan di sperma. Tapi, biar pun air mani dikeluarkan di luar dubur, pergesekan penis pasangan Anda dengan dinding dubur Anda bisa terjadi perlukaan yang menjadi pintu masuk HIV dari penis pasangan Anda.

Tidak Anda jelaskan siapa yang dioral dan siapa yang mengoral. Tapi, risiko penularan HIV melalui seks oral rendah, tapi risiko penyakit lain tetap ada apalagi ada luka-luka pada rongga mulut dan gusi Anda.

(2) Tidak ada tanda-tanda atau gejala yang khas AIDS pada orang-orang yang sudah tertular HIV.

Daripada Anda was-was sebaiknya konsultasi ke Klinik VCT (tempat tes HIV sukarela yang gratis dengan konseling dan kerahasiaan) di puskesmas atau rumah sakit pemerintah di tempat Anda.***

. - AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.