26 Januari 2013

Risiko Seks dengan PSK sebelum Menikah


Tanya-Jawab AIDS No  11/Januari 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: (1) Kalau melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan pekerja seks komersial (PSK), apakah ada pengaruhnya kelak jika menikah? (2) Apakah bisa dikatakan keperjakaan saya hilang dan ketahuan estelah menikah?

”Zz” (via SMS, 23/1-2013)

Jawab: (1) Melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan PSK berisiko tertular IMS (infeksi menular seksual, seperti GO/kencing nanah, sifilis/raja singa, virus hepatitis B, klamidia, jengger ayam, dl.) dan HIV/AIDS atau kedua-duanya sekaligus.  Kalau GO dan sifilis ada gejalanya, tapi HIV/AIDS sama sekali tanpa gejala. Kalau Anda tertular HIV/AIDS maka ada pula risiko menularkan HIV/AIDS kepada istri. Kalau istri tertular, maka ada pula risiko penularan dari-ibu-ke-bayi yang dikandungnya. IMS pun kalau tidak diobati oleh dokter bisa saja penyakit itu tetap ada dalam badan sehingga bisa juga ditularkan ke istri.

(2) Tidak ada laki-laki dewasa yang perjaka karena sudah pernah ejakulasi yaitu mengeluarkan air mani melalui mimpi basah. Laki-laki tidak bisa diketahui apakah masih perjaka atau tidak.  ***[AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap]***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.