21 Januari 2013

Ketakutan Tertular HIV setelah Seks Oral

Tanya-Jawab AIDS No 09 /Januari 2013

Pengantar. Tanya-Jawab ini adalah jawaban terhadap pertanyaan-pertanyaan yang dikirim melalui surat, telepon, SMS, dan e-mail. Jawaban disebarluaskan tanpa menyebut identitas yang bertanya dimaksudkan agar bisa berbagi informasi yang akurat tentang HIV/AIDS. Yang ingin bertanya, silakan kirim pertanyaan melalui: (1) Surat ke LSM ”InfoKespro”, PO Box 1244/JAT, Jakarta 13012, (2) Telepon (021) 4756146, (3) e-mail aidsindonesia@gmail.com, dan (4) SMS 08129092017. Redaksi.

*****
Tanya: Di manakah tempat tes HIV yang terpercaya? Soalnya, saya sangat takut karena saya pernah melakukan seks orang dengan posisi saya yang mengoral atau receptive. Saya sangat takut.

Nn ”Zv” di Kota M, Sulut (via SMS 15/1-2013)

Jawab: Ada risiko tertular HIV melalui seks oral dengan posisi Anda sebagai yang mengoral (receptive), tapi selama ini belum ada laporan kasus HIV melalui seks oral. Belum ada kepastian persentase risiko tertular HIV setiap kontak seks oral. Tapi, jika yang Anda oral mengidap HIV/AIDS dan ada luka-luka di rongga mulut Anda, seperti sariawan, maka ada risiko cairan sperma kontak dengan infeksi di rongga mulut yang bisa menjadi pintu masuk HIV ke dalam tubuh Anda.

Jika Anda benar hanya melakukan sekali seks oral, risiko Anda sangat rendah. Tapi, kalau Anda juga melakukan hubungan seksual dengan laki-laki yang berganti-ganti dengan kondisi tidak memakai kondom, maka Anda berisiko tertular HIV.

Kalau Anda tetap mau tes HIV, silakan ke Klinik VCT (tempat tes HIV sukarela gratis dengan konseling dan kerahasiaan) di RSU di kota Anda. . ***[AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap]***

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.