26 Desember 2012

Dinkes Empatlawang, Sumsel, Bantah ada Kasus HIV/AIDS


Tanggapan Berita (27/12-2012) – “Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Empatlawang, Sumatera Selatan (Sumsel), membantah jika ada penderita HIV/AIDS di wilayah tersebut berdasarkan data dan laporan dari Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Sumsel beberapa hari lalu.” Ini lead pada berita “Dinkes Empatlawang bantah penderita HIV/AIDS” di sindonews.com (23/12-20122).

Pertanyaan untuk Dinkes Kab Empatlawang: Apakah semua penduduk sudah menjalani tes HIV?

Kalau jawabannya belum, maka tidak ada jaminan bahwa tidak ada kasus HIV/AIDS di Kab Empatlawang.

Bisa saja terjadi penduduk Kab Empatlawang tes HIV di tempat lain, seperti di Kota Palembang atau Jakarta. Ini banyak terjadi karena fasilitas tes HIV gratis dengan konseling tidak ada di banyak daerah atau kota. Di sebuah LSM di Jakarta, misalnya, ada kasus yang terdeteksi pada orang yang berasal dari berbagai daerah.

Celakanya, daerah itu menyatakan bahwa di daerahnya tidak ada kasus HIV/AIDS, padahal di LSM tadi ada penduduk daerah itu yang terdeteksi mengidap HIV/AIDS.

Menurut Kadinkes Empatlawang, HM Isa Sigit,  sejauh ini pihaknya sama sekali belum menemukan ada penderita penyakit tersebut, baik dari Puskesmas, Rumah Sakit, maupun pos pelayanan kesehatan manapun.

Itu bukan berate tidak ada kasus  HIV/AIDS di Empatlawang, tapi belum ada yang terdeteksi.

Pertanyaan untuk Isa: Apakah di Empatlawang tersedia sarana tes HIV yang merata di setiap kecamatan?

Kalau jawabannya tidak maka bisa saja tidak ada penduduk yang terdeteksi karena tidak ada fasilitas tes HIV.

Pertanyaan selanjutnya, masih untuk Isa: Apakah ada penjangkauan terhadap kalangan yang berisiko di Empatlawang?

Kalau jawabannya tidak ada maka sangat masuk  akal kalau kasus HIV/AIDS belum ada terdeteksi di Empatlawang.

Lagi-lagi pertanyaan untuk Isa: Apakah dinkes menjalankan survailans tes HIV untuk mendapatkan angka prevalensi pada kalangan tertentu?

Jika jawabannya juga tidak, maka tentu saja tidak ada kasus HIV/AIDS terdeteksi.

Ada atau tidak ada kasus HIV/AIDS di Empatlawang bisa diuji dari kondisi ini: Apakah semua laki-laki dewasa penduduk Empatlawang bisa dijamin tidak pernah melacur tanpa kondom di Empatlawang atau di luar Empatlawang?
Kalau tidak ada jaminan, maka tidak ada pula jaminan bahwa tidak ada kasus HIV/AIDS di Empatlawang.

Mungkin Isa berujar: Di Empatlawang tidak ada pelacuran.

Isa benar, tapi tunggu dulu karena yang dimaksud tidak ada adalah lokalisasi pelacuran. Sedangkan praktek pelacuran terjadi di sembarang tempat dan sembarang waktu.

Selama terjadi penyangkalan, maka selama itu pula terjadi penyebaran HIV di masyarakat yang kelak akan bermuara pada ’ledakan AIDS’. ***[AIDS Watch Indonesia/Syaiful W. Harahap]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah berkunjung ke situs AIDS Watch Indonesia.
Silahkan tinggalkan pesan Anda untuk mendapatkan tanggapan terbaik dari pembaca lainnya, serta untuk perbaikan ISI dan TAMPILAN blog ini di masa mendatang.